Nokia Lumia 610 Review



Kali ini, saya berkesempatan untuk me-review seri Nokia Lumia terbaru. Nokia Lumia 610. Lumia 610 ini merupakan Lumia paling “minimalis” dibandingkan Lumia lainnya. Dengan versi OS terbaru, Windows Phone 7.5 Mango Refresh, smartphone ini ditenagai *tsaaah* processor 800mHz dan 256MB RAM. Pertama, kita bahas Hardware dulu. Yok!



HARDWARE

Dilihat dari fisiknya, Lumia 610 terlihat ramping dan… modis *apeu*. Lumia 610 yang saya punya warna hitam. Ada tiga warna lain yang ditawarkan. Silver, Magenta (pink), dan Cyan (biru). Layar Lumia 610 ini dikelilingi lapisan chrome yang menambah kesan mewah. Back cover berbahan doff, jadi nggak licin kalo dipegang.

Lumia 610 menggunakan layar TFT 65k warna, berukuran 3,7” dengan resolusi 480x800 (cukup tinggi dibandingkan dengan smartphone dengan harga sekelasnya). Layar cukup sensitif dan responsif. Dan ukurannya sudah pas untuk jempol sayah yang besar. Dibawah layar, terdapat tiga tombol touch-sensitive layaknya Windows Phone pada umumnya. Back, Home, dan Bing Search.

SOFTWARE

Sekarang, memasuki bagian terpenting, yaitu software. Lumia 610 menggunakan OS Windows Phone 7.5 Mango Refresh. Mango Refresh merupakan update terbaru, dengan beberapa fitur tambahan diantaranya internet sharing, dan pilihan Bahasa Indonesia. Windows Phone sendiri memiliki beberapa keunggulan, yaitu dengan fitur yang mengedepankan pengguna ke jejaring sosial, dan UI yang sangat smooth, hampir tanpa lag! Lumia 610 pun memiliki performa yang relatif sama dengan Lumia 800. Perbedaan terasa pada saat membuka sebuah aplikasi tertentu. Lumia 610 memiliki jeda sedikit lebih lama dari Lumia 800. Namun itu relatif wajar, bahkan masih layak diacungi jempol (!), mengingat processornya yang lebih kecil.



Yang spesial menurut saya dari Windows Phone, adalah fitur “People Hub”. di People Hub, kontak, jejaring sosial, semuanya jadi satu dengan tampilan yang simpel dan mudah. Langkah pertama yang harus disiapkan yaitu mensinkronkan beberapa akun seperti Facebook, Twitter dan Linkedin. Kalo kita punya kontak dengan nama yang sama diantara akun tersebut, Windows Phone akan secara otomatis menyatukan kontak. Sehingga dalam satu kontak, Anda *halah* dapat menghubungi via sms, telepon, mention, wall dan lain-lain. Keren kan? (bangeeuudh)

Live tilesnya pun unik. Tiles akan bergerak jika terdapat notifikasi tertentu. Misal nih, ada mention, tinggal ke homescreen, tiles akan menunjukkan mention tersebut. Tanpa harus masuk ke aplikasi Twitter.

Tentunya, dengan Windows Phone, Microsoft Office yang terdapat di Lumia 610 tidak dapat diragukan kemampuannya. Buat, edit, langsung simpan ke Skydrive, semuanya lengkap.

Games pada Xbox Live juga lengkap. Dan poinnya bisa disinkron ke ID Xbox Live yang terdapat pada console Xbox.

Bedanya dengan Windows Phone lain, Nokia menyematkan aplikasi khusus pada seri Lumianya. Nokia Maps, Nokia Music, Nokia Drive, bahkan Nokia Transport, yaitu aplikasi untuk memberitahu jadwal-jadwal transportasi umum, termasuk busway. Nokia Drive sangat berguna untuk navigasi. GPSnya terkunci dengan cepat dan tepat, petanya pun dapat di-download terlebih dahulu, sehingga tidak perlu membutuhkan koneksi internet saat digunakan untuk bernavigasi. Selain itu, juga ada aplikasi lokal yang sudah terdapat di Homescreen Lumia 610 ini. Mindtalk dan Movreak. Mindtalk merupakan aplikasi jejaring sosial (tepatnya social channel), sedangkan Movreak dapat digunakan untuk mengecek jadwal film bioskop terdekat.



KAMERA

Lumia 610 dibekali kamera 5MP autofocus dengan single LED flash. Hasil kameranya… oke. Flashnya cukup terang, hasil foto indoor cukup bagus. Berikut saya tampilkan beberapa hasil kameranya. (klik untuk memperbesar foto)

WP_000013 WP_000015 WP_000016 WP_000020 WP_000025

KESIMPULAN


Nah, akhirnya sampai di bagian terakhir. Hore! ^^

Kesimpulannya, Lumia 610 ini recommended deh. Fiturnya lengkap, desainnya bagus, harganya terjangkau (harga retail 2,25juta). Buat orang kantoran bisa, buat remaja yang suka terhubung dengan jejaring sosial pun cocok banget. Kekurangannya adalah, aplikasi di Marketplace masih belum sebanyak OS lain. Walau begitu, aplikasi di Marketplace sudah banyak yang bagus dan jarang sekali menemukan aplikasi “asal-asalan” :D

Sekian review dari saya. Kurang lebihnya mohon maaf. Wasalamualaikumwarohmatulohiwabarokatuh. ^^

Comments

Popular posts from this blog

Tips Memilih Kartu Memori Yang Tepat Untuk Ponsel

Review: Moto G5s Plus - Pilihan Terbaik di Rp3 Jutaan

Andromax B & Andromax L - Ponsel Android 4G LTE Terbaru Smartfren